Home Company Tanya & Jawab Contacts Strategi Memerangi Kanker Research Cancer Articles Link
English
Chinese
Japanese
Informasi
Distributor Resmi
TESTIMONIAL
Cara Pesan
Pesan Sekarang
Trade Show
Partnership
Breast Self-Exam
Kanker
Fakta Kanker
Pengobatan Kanker
Terapi Kanker Modern
Keladi Tikus
Kanker Payudara
Kanker Serviks
Kanker Rahim
Kanker Paru
Kanker Usus
Kanker Prostat
Kanker Hati
Kanker Nasofaring
Kanker Tulang
Kanker Otak
Leukemia
Kemoterapi
Limfoma
Tumor
Obat Tumor
Kista
Apa Kata Dokter?

     Play Video
Buku Tentang Kanker
Strategi Memerangi Kanker
Pantang Menyerah Lawan Kanker
Obat Kanker Alami
Pola Hidup Sehat
Tips Perawatan Luka Terbuka
Kanker Payudara Gejala
Stop Kanker

Indonesia
Tel: 021 6693460
Hp: 0817 0947077
Hp: 0813 81915677
Email: cs@cancerhelps.com
Correspondent Add:
PO Box 6172
JKUPL 14440A, Indonesia

Malaysia
Tel:+60193920734
No.48, JL PP59,
Taman Pingiran Putra 43300
Selangor,Malaysia

Singapore Rep:
Tel: +65 979 64095
Esther Chandra
nh_esther@yahoo.com.sg
Blk 83 RedHill Lane
# 12- 81 sing 150083, Singapore

Japan
Muliana Serita
Tel:0123 37 4539
HP:09082792597
MulianaSerita@yahoo.co.jp
2-9-14 Honmachi, Shimamatsu,
Eniwa-Shi, Hokkaido 061-1353 Japan

Netherland Rep:
Tel:+31 651 352 941

 Email this document
 Print this document
 Join Our Facebook
 Tweet This


     Status YM
Konsultasi Gratis & Subscribe Informasi Kesehatan
Nama :
Email :

Follow me on Facebook


Layanan Kiriman:
(Khusus kiriman Tiki/JNE)
 

Order Tracking:
(International)
 

Keladi Tikus

 

KELADI TIKUS, menurut buku-buku referensi pengobatan herbal di Cina, Taiwan, dll disebut Tu Ban Xia, atau Tian Yu atau Laoshu Yu. Nama daerah-nya: bira kecil, daun panta susu, kalamayong, ileus, ki babi, trenggiling mentik.

KELADI TIKUS merupakan tanaman semak sejenis talas dengan tinggi 25 cm -30 cm, hidup pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

keladi tikus    keladi tikus


Tanaman KELADI TIKUS ini rasanya pahit dan sedikit beracun. Bagi para petani di Asia Timur, tanaman KELADI TIKUS ini sudah tidak asing lagi. Ketika para penduduk desa menderita bisul atau problem kulit lainnya akibat racun, maka ampas tanaman yang ditumbuk langsung diaplikasikan ke bidang tubuh yang luka. Hasilnya: nanah keluar dan bengkak berkurang.

Ketika sari tanaman KELADI TIKUS diminum, berkasiat untuk membersihkan racun dalam tubuh, melancarkan berkemih dan secara umum membersihkan sistem pencernaan. Selain itu, ia juga dapat meningkatkan nafsu makan dan vitalitas bagi orang yang cepat lelah.

Tanaman semak sejenis talas ini tingginya hanya 25 cm -30 cm. Ia menyukai tempat lembab & tidak terkena matahari langsung pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Daun tunggalnya berbentuk bulat dengan ujung meruncing seperti jantung, muncul dari umbi dan berwarna hijau segar. Mahkota bunganya berbentuk panjang kecil berwarna putih mirip dengan ekor tikus, dari sinilah nama keladi-tikus diberikan.


PENELITIAN TERKAIT KELADI TIKUS

KELADI TIKUS telah lama diteliti oleh para ahli dari berbagai negara.

Prof Dr Chris K.H. Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia sudah lama meneliti tanaman ini, hasilnya ekstrak dari akar KELADI TIKUS efektif untuk kanker prostat.

Riset yang dilakukan oleh Chee Yan Choo dari Sekolah Farmasi Universitas Sains Malaysia. Chee menguji ekstrak umbi dan daun KELADI TIKUS terhadap aktivitas sitotoksik pada sel leukemia P388. Pada riset tersebut, untuk menghambat 50% sel kanker, Cuma diperlukan 6,0 µg/ml ekstrak kloroform umbi KELADI TIKUS.

Choo Sheen Lai dari Pusat Penelitian Obat Universitas Sains Malaysia menemukan senyawa antikanker dalam KELADI TIKUS bernama fitol. Fitol melawan sel kanker dengan dua cara, yaitu: dengan cara antiproliferasi spesifik dan kedua dengan cara menginduksi apoptosis (bunuh diri).

Di Indonesia sendiri sudah banyak penelitian dilakukan atas tanaman ini. Beberapa penelitian yang telah dimuat dalam majalah Trubus no 475/Edisi Juni 2009/XL, antara lain penelitian tentang efektivitas KELADI TIKUS menghambat sel kanker payudara MCF-7 oleh Lucie Widowati – periset di Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Depkes.

Selain itu Dr. Dyah Iswantini, periset di Pusat Studi Biofarmaka IPB juga menemukan bahwa ekstrak KELADI TIKUS dengan air demineralisasi menghambat 76,10% enzim tirosin (enzim yang diduga sebagai promotor perkembangan kanker).

Tak kalah menarik adalah hasil penelitian dari Peni Indrayudha dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang membuktikan ektrak daun KELADI TIKUS memotong rantai DNA sel kanker (menyebabkan gagal berkembang).

KELADI TIKUS DALAM PENGOBATAN KANKER

Penggunaan KELADI TIKUS (dikombinasikan dengan berbagai herbal lainnya) dalam pengobatan berbagai tipe kanker telah menunjukkan hasil yang luar biasa. Meskipun keefektifan tanaman ini belum direkomendasi oleh otoritas medis, tetapi berdasarkan pengalaman dan observasi kami dari pasien yang mengkonsumsi Typhonium Plus® – yaitu ramuan herbal berbahan dasar KELADI TIKUS, kami meyakini efeknya yang luar biasa.

Banyak pasien yang sekarat, setelah beberapa waktu mengkonsumsi Typhonium Plus® kondisinya berangsur membaik. Pada beberapa orang rasa sakitnya berkurang, pada orang lain demam tingginya menurun, pada beberapa orang ia memperpanjang umur, dan pada pasien kanker yang tidak dapat bangun & berjalan, setelah mengkonsumsi Typhonium Plus® dapat bangun & berjalan. Bagi pasien kemo dan radioterapi, efek samping terapi tidak terlalu kuat dirasakan dan Typhonium Plus® meningkatkan daya tahan tubuh pasien sehingga pasien dapat menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan dengan baik.

Feedback yang menguatkan dari para pasien yang telah mengkonsumsi Typhonium Plus® ini, telah memberikan secercah harapan bagi para penderita kanker.

"Melakukan copy & paste artikel ini dan atau mendistribusikan ulang melalui situs atau blog Anda tanpa seizin CancerHelps.com adalah melanggar Hak Cipta / Copyright ©"

Source:
www.cancerhelps.com
http://www3.interscience.wiley.com/journal/80503177/abstract?CRETRY=1&SRETRY=0
http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6T8D-4S33N63-1&_user=10&_coverDate=06%2F19%2F2008&_rdoc=1&_fmt=high&_orig=search&_sort=d&_docanchor=&view=c&_searchStrId=1305461176&_rerunOrigin=google&_acct=C000050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=10&md5=465438fbd3a700796eea04049f50d9d5
http://tumore.files.wordpress.com/2009/05/keladi-tikus-21.gif
http://quantumilahi.files.wordpress.com/2009/08/keladi-tikus-detail.gif
Riset Buktikan Keladi Tikus Mujarab, Sardi Duryatmo/Peliput: Ari Chaidir, Destika Cahyana, Faiz Yajri & Vina Fitriani, Trubus 475 – Juni 2009/XL, hal 12-17
Rimpang Pengerat Penyakit Maut, Vina Fitriani, Trubus 475 – Juni 2009/XL, hal 18-19

Typhonium Plus a natural supplement from Typhonium Flagelliforme helps to combat cancer/tumor and stimulate the forming of anti bodies.

Kanker Details:
Kanker |  Fakta Kanker |  Pengobatan Kanker |  Keladi Tikus |  Kanker Payudara |   Kanker Serviks  |   Kanker Usus  |  Kanker Rahim |  Kanker Paru |  Kanker Prostat |  Kanker Hati  |  Kanker Otak  |  Leukemia  |  Kanker Nasofaring |  Kanker Tulang |  Leukemia |  Kemoterapi |  Limfoma |  Tumor |  Obat Tumor |  Kista 

Cancer Details:
What is Cancer |  Who Gets Cancer |  Cancer Types |  Cancer Treatment |  Alternative Cancer Treatment |  Breast Cancer Treatment |  Liver Cancer Treatment |  Leukemia Treatment |  Cancer Herbs |  Cancer Cure |  Tumor |  Cancer Risk Factors |  Cancer Prevention |  Cancer Causes |  Symptoms of Cancer |  What is Remission |  Cancer Treatment |  Ask My Doctor |  Cancer Articles

Recommended Articles:
Strategi Memerangi Kanker |  Strategi Memerangi Kanker |  Obat Kanker Alami |  Pola Hidup Sehat |  Tips Sembuh Kanker |  Pantang Menyerah Lawan Kanker Perokok Aktif |  Tips Perawatan Luka Terbuka |  Kanker Payudara Gejala

Pengobatan Kanker:
Obat Kanker |  Distributor Resmi |  Testimonial |  Cara Pesan


Others:
Sitemap English |  Sitemap Indonesia

Global Bioscience 2004-2015 Powered by SEO Indonesia